SHAUM SEHARI dalam setahun GANJARAN/Pahalanya untuk DUA TAHUN!

Assalamualaikum sahabat, salam penuh Barokah

091016-16-1

♛ barb3ta
SHAUM SEHARI dalam setahun GANJARAN/Pahalanya untuk DUA TAHUN!

Dari Abu Qatadah, ia berkata; Rasulullah SAW. telah bersabda:

“صَومُ يَومِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَينِ مَاضِيَةً وَ مُستَقبِلَةً، وَ صَومُ يَومِ عَاشُورَاء يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً.”

“Shaum hari ‘Arafah dapat menghapus (dosa) dua tahun,,,Satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang,,,Sedangkan shaum hari ‘Asyura dapat menghapus (dosa) satu tahun yang lalu.” (H.R. Al-Jamaa’ah, kecuali Bukhari dan Tirmidzi; Nailul Authar, 4 : 267)

Sehari atau Dua Hari?

Berdasarkan ungkapan “صَومُ يَومِ عَرَفَةَ” dalam hadits tersebut di atas, hal itu menunjukkan bahwasanya hari ‘Arafah adalah satu hari, bukan dua hari. Adapun shaum ini disunnahkan untuk umat Islam yang tidak sedang melaksanakan wuquf di ‘Arafah.

Terdapat hadits larangan shaum bagi mereka yang sedang wuquf:

عَن أبِى هُرَيرَةَ ر. قَالَ: “نَهَى رَسُولُ اللّهِ ص. عَن صَومِ يَومِ عَرَفَةَ بِعَرَفَاتٍ.”

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata:
“Rasulullah SAW. melarang shaum hari ‘Arafah di ‘Arafah (ialah mereka yang sedang melaksanakan wuquf di ‘Arafah).”(H.R. Ahmad dan Ibnu Majah; Nailul Authar, 4 : 267)

Dalam sanadnya terdapat rawi yang bernama Mahdi al-Hajari, dia itu “majhul” (tidak dikenal) akan tetapi Ibnu Khuzaimah dan Hakim menshahihkan hadits tersebut.

Disebutkan dalam hadits lain:

وَ عَن أُمِّ الفَضلَ أَنَّهُم شَكَّوا فِي صَومِ النَّبِيِّ ص. يَومَ عَرَفَةَ فَأَرسَلتُ إلَيهِ بِلَبَنٍ فَشَرِبَ وَهُوَ يَخطُبُ النَّاسَ بِعَرَفَةَ.

Dari Ummu al-Fadhli, sesungguhnya mereka meragukan tentang shaum Nabi pada hari ‘Arafah,
kemudian aku (Ummu al-Fadhli) mengirimkan air susu kepada Nabi, lalu beliau meminumnya, sementara Nabi (saat itu) sedang berkhutbah di hadapan orang-orang di ‘Arafah. (H.R. Bukhari Muslim)

Berdasarkan hadits dari Ummu al-Fadhli tersebut di atas, maka disimpulkan bahwa tidak ada sunnah shaum bagi orang yang wuquf di ‘Arafah, karena Nabi sendiri tidak melakukan shaum & bahkan meminum air susu di hadapan orang banyak.  (♛Hob3)

Wallahu ‘alam

 

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s