Ulama yang Manis Lidahnya Tapi Keras Hatinya

Mengapa Kita Sulit Mendengar Nasihat2

♛ barb3ta

IBNU Mas’ud berkata, “Akan datang kepada manusia suatu zaman ketika manisnya hati telah berubah menjadi asin. Ketika itu seorang alim atau seorang pelajar sudah tidak bisa mendapatkan manfaat dari ilmunya. Ketika itu hati para ulama terasa tidak manis lagi, yaitu ketika mereka mulai condong kepada dunia, dan lebih mementingkan dunia daripada akhiratnya. Pada saat itu Allah Ta’ala akan menarik sumber hikmah dan memadamkan cahaya hidayah dari mereka. Seorang alim akan memberitahu kepadamu, ketika kamu bertemu dengannya, bahwa ia takut kepada Allah, padahal kefasikan terlihat sekali dalam amalannya. Alangkah manisnya lidah ketika itu dan alangkah kerasnya hati. Demi Dzat Yang tidak ada Tuhan selain Dia, pada saat itu seorang pengajar akan mengajar bukan karena Allah Ta’ala, dan seorang penuntut ilmu menuntut ilmu juga bukan karena Allah Ta’ala.”

Di dalam kitab Taurat dan Injil dituliskan, “Janganlah kamu mencari ilmu yang belum kamu ketahui sehingga kamu mengamalkan apa yang telah kamu ketahui.” (Ihya ‘Ulumuddin)

Ka’b berkata, “Pada akhir zaman akan ada para ulama. Padahal orang-orang zuhud terhadap dunia, sedang mereka sendiri tidak zuhud, orang-orang takut kepada Allah sedang mereka sendiri tidak takut kepada Allah, mereka melarang manusia datang kepada para pejabat tetapi mereka sendiri justru mendatanginya. Mereka mementingkan dunia daripada akhiratnya. Mereka makan dengan modal pembicaraan mereka saja. Mereka mendekati orang-orang kaya dan tidak mau bergaul dengan orang-orang fakir.

Mereka menyalahgunakan ilmu seperti seorang perempuan mengelabui laki-laki. Salah seorang dari mereka akan marah sekiranya kawannya duduk dengan orang lain. Mereka sombong. Mereka adalah musuh-musuh Allah Ta’ala.” (Ihya ‘Ulumuddin) (♛Hob3)

Wallohu a’lam bishshawab

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s