Apakah Orang Berjenggot Itu Perkasa?

 

 082816 Apakah Orang Berjenggot Itu Perkasa

♛ barb3ta

 

Ada yang bertanya sebagaimana judul di atas. Dia mengajukan pertanyaan itu karena pernah mendengar dari sebuah radio komunitas Muslim, jenggot menandakan kejantanan seksual seorang pria. Dr. Raehanul Bahraen dari UGM kemudian menjawabnya sbb:

Memang di dalam Islam, jenggot merupakan simbol laki-laki, dan Nabi Muhammad SAW memerintahkan kita untuk memeliharanya. Akan tetapi, adakah hubungan antara lebatnya jenggot dengan kejantanan seksual? Bagaimana dengan laki-laki yang secara alami tidak memiliki jenggot?

Karena itu pernyataan bahwa jenggot berpengaruh terhadap kejantanan laki-laki tidak sepenuhnya benar. Belum tentu orang yang tidak tumbuh jenggot, memiliki kejantanan yang kurang. sebagaimana kisah pemimpin kaum Anshar yaitu Qois bin Saad tidak mempunyai jenggot, tetapi ia terkenal dengan kejantanan dan kepahlawanannya.

Yang benar, ada pengaruh antara tumbuhnya jenggot dengan hormon testosteron yang berperan dalam membangun dan mempertahankan karakteristik seksual sekunder pria, seperti kepadatan tulang dan otot, serta menumbuhkan rambut di beberapa bagian tubuh (janggut, kumis, rambut ketiak, dan rambut di bagian kemaluan), suara yang lebih berat dibandingkan perempuan, serta mengurangi risiko osteoporosis.

Laki-laki yang memiliki hormon testosteron yang cukup juga belum tentu memiliki jenggot yang lebat. Karena pertumbuhan jenggot dipengaruhi juga oleh jumlah folikel rambut yang ada (dan ini diperngaruhi oleh genetik).

Akan tetapi bisa dikatakan bahwa laki-laki akan lebih terlihat lebih jantan karena memilki jenggot. Hal ini bagi mereka yang masih memiliki fitrah, karena jenggot termasuk fitrah laki-laki sebagaimana dalam hadis. Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam,

Sepuluh perkara yang termasuk fithrah: Memotong kumis, memelihara jenggot, bersiwak, memasukkan air ke dalam hidung, memotong kuku.” (HR. Muslim)

Kaum Anshar sangat menginginkan pemimpin mereka memiliki jenggot agar terlihat lebih jantan. Mereka berkata,

“Memang Sayyid Kami Qais terkenal dengan kepahlawanan dan kedermawanannya, akan tetapi ia tidak memiliki jenggot. Demi Allah, seandainya jenggot itu bisa dibeli dengan dirham, maka kami akan belikan ia jenggot.” (♛Hob3)

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s