Wukuf dan Keutamaannya

Wukuf adalah puncak haji. Seseorang tidak sah hajinya tanpa wukuf.

Wukuf dan Keutamaannya

Wukuf di Padang Arafah merupakan puncak haji. Jemaah dianjurkan memperbanyak zikir dan doa.
♛ barb3ta

Wukuf yang dilaksanakan di Arafah merupakan puncak ibadah haji yang jatuh setiap tanggal 9 Dzulhijjah. Wukuf artinya berdiam diri Tanpa wukuf maka haji seseorang tidaklah sah.

Diriwayatkan oleh lima ahli hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Alhaju Arafah manjaal yalata jam’in kabla tuluw ilafji pakad adraka alhajj.” Artinya, Haji itu melakukan wukuf di Arafah.

Karena keutamaannya ini, jemaah sakit pun akan dibawa ke Arafah untuk wukuf meski hanya berbaring saja. Saat wukuf yang merupakan rukun haji, jemaah dianjurkan memperbanyak ibadah, salat, berdoa, dan berzikir.

Biasanya sejak awal bulan Dzulhijjah atau selambatnya dua hari sebelum wukuf, banyak jemaah yang berangkat ke Arafah dengan berjalan kaki meski jaraknya dari Mekah sekitar 25 km.

Pada saat wukuf, yaitu ketika matahari sudah tergelincir atau bergeser dari tengah hari (sekitar pukul 12.00) hitungan wukuf sudah dimulai. Dalam prosesi wukuf, pertama yang dilakukan adalah salat dzuhur dan ashar yang dilakukan secara jamak taqdim, yakni salat ashar dibawa ke siang hari bersama dzuhur dengan satu kali azan dan dua kali iqamah.

Setelah salat dzuhur dan ashar, disunahkan seorang imam berkhutbah guna memberikan bimbingan wukuf, seruan ibadah dan doa. Disunahkan menghadap kiblat. Ketika berdoa hendaknya dengan mengangkat tangan hingga tampak di atas kedua ketiaknya. Juga disunahkan mengulang-ulang kalimat:

“Laa ilaha illallaah wahdahu laa syarikalah, lahulmulkuwalahul hamdu, yuhyimiit wahuwa hayyun layamuutu, biyadihil khair, wahuwa ‘alaa kuli syaiin qadiir.”

Artinya: Ya Allah, tiada Tuhan selain Allah, yang tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan segala puji. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Ia hidup tidak mati. Di tangan-Nya segala kebaikan dan Dia Maha Kuasa.

Karena ada hadis Nabi Muhammad SAW yang mengatakan, “Sebaik-baiknya doa pada hari Arafah dan sebaik-baiknya yang kubaca dan dibaca oleh nabi-nabi sebelumku, yaitu: “Laa ilaha illallaah wahdahu laa syarikalah, lahulmulkuwalahul hamdu, wahuwa ‘alaa kuli syaiin qadiir.” (Hadis riwayat Tarmidzi)

Tertib Wukuf

Wukuf di Arafah merupakan saat-saat yang paling penting. Karena itu jemaah haji perlu memperhatikan berbagai persiapan dan tertib wukuf:
1. Berdoalah sebanyak-banyaknya karena Arafah dijanjikan sebagai tempat yang mustajab untuk berdoa.
2. Jangan membunuh binatang dan berkata porno atau jorok.
3. Perbanyak zikir dan berdoa.
4. Mintalah sebanyak-banyaknya, seain karena Allah Maha Kaya, juga karena kedatangan kita adalah karena kehendak-Nya dan panggilan-Nya.
5. Biasanya masalah air di Arafah sering menjadi persoalan besar, karena sangat terbatas. Siapkan air dalam botol atau spray gun. Saat krisis air, bisa digunakan untuk berwudhu.
6. Jangan lupa membawa semprotan air. Untuk mengatasi suhu di sana yang biasanya cukup tinggi, basahi tubuh dengan semprotan air.
7. Banyak makan dan minum serta vitamin untuk menambah tenaga.
8. Jaga suasana wukuf agar selalu tenang dan khusuk. Jangan ribut apalagi berteriak-teriak.
9. Jangan berbantah-bantahan.

(♛Hob3)

 

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s