Kisah Remaja Indonesia Penemu Kursi Akupuntur Yang Kini Mendunia

 

♛ barb3ta

Leonard Theosabrata adalah seorang pemuda jenius penemu Kursi Akupuntur. Setelah erah Habibie, Leonard Theosabrata menjadi waktil dari generasi selanjutnya yang melambungkan citra Indonesia. Nama Leonard sendiri justru lebih dikenal dan sangat di kagumi di Mancanegara ketimbang di negerinya sendiri Indonesia. Salah satu hasil ciptaan Leonard yang cukup membuat namanya menjadi dikenal adalah Accupunto, atau Kursi yang memadukan fungsi akupuntur dalam desain yang unik. Berkat penemunnya yang menarik sekaligus menyehatkan ini, Leonard dikenal sebagai salah seorang desainer furniture muda yang cukup berbakat di dunia. Accupunto pun kemudian oleh Leonard dijadikan nama brand perusahaan furniture yang ia kelola sendiri.

Kisah Remaja Indonesia Penemu Kursi Akupuntur Yang Kini Mendunia

Melalui kursi Accupunto, Leonard sepertinya ingin menegaskan bahwa ia mampu menghasilkan karya yang berbeda, Unik, kreatif namun tetap mempertahankan nilai estetika dan nuansa kesederhanaan. Fungsi alami kursi sebagai tempat duduk dipadukan dengan akupuntur melalui tonjolan dari karet dan plastik pada seluruh permukaan kursi. Keistimewaan accupunto adalah bentuk lekuknya yang mampu menyesuaikan dengan kenyamanan posisi duduk. Accupunto menawarkan sensasi efek Akupuntur dengan struktur bantalan yang fleksibel karena dapat  mengikuti gerak tubuh yang di atasnya. Tersedianya ruang terbuka di kursi ajaib itu juga memberikan sirkulasi udara yang dibutuhkan oleh tubuh.

Inovasi Leonard memperoleh apresiasi positif dari dunia furniture internasional dan membuatnya berhasil menyabet sederet prestasi. Pada 2003, misalnya, Leonard meraih Red Dot Design Award, ajang penghargaan di Jerman yang diikuti oleh 1494 produk desain dari 28 negara. Ia juga memperoleh Good Design Award Japan pada 2005 di Jepang. Kemudian di Italia, Leonard mendapatkan Well Tech Award 2006 dan oleh karena itu, Accupunto ciptaannya berhak dipamerkan pada ajang Science and Technology Museum dalam rangkaian acara Milan Fair 2006.

Leonard

Kegemilangan Leonard dan Accupunto tidak berhenti sampai di situ. Accupunto termasuk dalam daftar 10 Produk terbaik pada Pameran Internasional 2009 yang dihelat di Koln, Jerman. Leonard juga mendapat penghargaan dalamn pergelaran Wallpaper Design Award 2009, Bersama Michael Young. Young adalah seorang desainer produk asal Inggris yang kemudian diajak bekerja sama oleh Leonard untuk membesarkan perusahaan Accupunto.

Leonard Theosabrata dilahirkan di ibu kota Indonesia, Jakarta pada 26 Juli 1977. Ia adalah anak kedua dari keluarga Yos Theosabrata yang merupakan salah satu pengusaha papan atas Indonesia yang telah berkecimpung dalam bisnis furniture selama lebih dari 30 tahun. Sejak kecil, Leonard memang sudah memperlihatkan bakat seninya. Ia sering menjadi jawara dalam berbagai kompetisi menggambar tingkat anak – anak. Potensi seni Leonard, terutama di bidang seni desain, terus berkembang seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usianya.

Setelah lulus SMA di Jakarta, Leonard memutuskan untuk memperdalam ilmu desain grafisnya di Art Institute of Houston, Texas, Amerika Serikat. Ia berada di Houston selama 2 tahun untuk kuliah sekaligus bekerja sambilan. Setamat kuliah, Leonard mendapat tawaran dari ayahnya untuk terjun ke ranah desain produk. Leonard yang merasa belum cukup mahir di bidang itu berkeinginan untuk melanjutkan studi untuk mewujudkan permintaan sang ayah. Sekolah seni yang ia tuju adalah Art Center College of Design Pasedena di California. Leonard diterima sebagai mahasiswa salah satu sekolah seni paling terkemuka di Amerika itu pada 1999.

accupunto

Leonard mengarungi dunia perkuliahan di Pasadena selama 3 tahun. Sepanjang kurun itu, ia sempat memenangkan beberapa kompetisi desain. Selain itu, Leonard diikutsertakan dalam anggota tim proyek desain interior pesawat Airbus 383 yang disponsori Singapore Airlines. Leonard juga termasuk sebagai salah satu mahasiswa yang berkesempatan magang diperusahaan manufaktur mainan besar asal Jepang, yaitu Bandai yang bermarkas di Tokyo.

Ketika di Pasadena, Leonard pernah di ajak bergabung oleh perusahaan raksasa Amerika Serikat, Apple. Namun, ia tidak tergiur dengan peluang itu dan justru memilih pulang ke Indonesia setelah lulus dari Pasadena pada akhir 2002. Sepertinya Leonard ingin menohok dunia lewat karya namun upaya itu tetap dilakukannya dari Indonesia demi mengangkat citra negeri tercinta. Akhirnya, bersama sang ayah, Yos Theosabrata, dan Michael Young sebagai mitra kerjanya, Leonard menjalankan perusahaan furniture yang diberi nama sama dengan produk andalan mereka, yakni Accupunto.

Hasil produksi Accupunto pun meraih sukses dan sering dibahas oleh berbagai majalan Furniture kelas dunia. Leonard pun kerap diundang untuk memajang produk – produknya di berbagai pameran furniture bertaraf internasional. Sabrek hotel dan kafe ternama yang berkolasi di Dubai, Maladewa, Amerika Serikat, dan negara – negara di Eropa, banyak yang menggunakan produk Furniture keluaran Accupunto di mana Leonard selalu ada dibalik penciptaan produk – produk berkelas dan berkualitas dunia itu. (♛Hob3)

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s