Raden Rahmat (SUNAN AMPEL)

SUNAN AMPEL (Raden Rahmat)

♛ barb3ta

Raden Rahmat atau Sunan Ampel adalah cucu raja dari Champa. Lahir tahun 1401 di Champa. Sang ayah bernama Ibrahim Asmarakandi. Pada saat itu agama Islam sudah berkembang di sana. Oleh karenanya setelah wafatnya Syeh Maulana Malik Ibrahim lalu segera dicarikan penggantinya. Atas usul para ulama, maka diputuskan untuk mendatangkan Raden Rahmat dari Champa ke Pulau Jawa untuk menggantikannya.

Kedatangan Raden Rahmat ternyata tidak salah. Sebab begitu beliau datang, langsung mengembangkan pesantren-pesantren dan masjid-masjid peninggalan Sunan Gresik yang memang perlu digalakkan. Bahkan kemudian banyak bangsawan dan para bupati Majapahit mulai tertarik masuk Islam. Lalu memunculkan pula sunan-sunan yang lain seperti Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Kalijaga dll.

Sunan Ampel, telah banyak mempengaruhi bangsawan-bangsawan Majapahit untuk masuk Islam, salah satu sebabnya adalah karena menikahi Dewi Chandrawati putri Raja Brawijaya. Juga karena tanah Ampeldelta yang dijadikan pusat pesantrennya, telah dihadiahkan kepada beliau sehingga kebebasan serta kemandiriannya kian mantap.

Larangan Mo-Limo (lima M) yang banyak dipatuhi oleh orang Jawa, ternyata berasal dari beliau. Adapun Lima M itu adalah : dilarang Main (judi), dilarang Madon (main perempuan), dilarang Maling (mencuri), Madat serta Mabuk-mabukan.

Dari hal ini, terkesan bahwa falsafah Islam tidak selalu dijabarkan dengan gaya Arab. Mo-Limo, mudah ditangkap dan diingat-ingat oleh rakyat bawah, yang kerjanya hanya di pasar dan di sawah.

Sunan Ampel terkenal sebagai orang yang rendah hati. Beliau merasa bahwa usahanya belum sampai pada mengislamkan orang lain. Melainkan baru memperkenalkan saja. Namun begitu banyak orang tahu apa yang dikerjakannya sudah lebih dari yang dikatakannya.

Pesantrennya di Ampeldelta menjadi sangat terkenal, banyak dikunjungi santri-santri yang masih belum merasa puas sebelum belajar di sana.

Jasanya yang paling menonjol adalah lahirnya Kerajaan Demak Bintoro, kerajaan Islam pertama di Jawa. Di sinilah Raden Patah mulai mengembangkan kekuasaannya, setelah berguru pada Sunan Ampel.

Raden Patah memang putra Prabu Brawijaya terakhir. Sedangkan ibunya putri Cina, yang kemudian dicerai dan dinikahi oleh Aryo Damar dari Palembang.

Sunan Ampel wafat tahun 1478. Makamnya terletak di samping masjid Sunan Ampel. Namanya juga dipakai sebuah universitas di Surabaya. Tak jauh dari Masjid Agung Sunan Ampel, terdapat Lembaga Pengembangan Bahasa dan Islam Alquran.  (♛b3)

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s