Apa Itu Deja vu?

 

♛ barb3ta

Déjà vu  merupakan sebuah fenomena di mana 2/3 orang di dunia ini pernah mengalaminya. Pada kesempatan ini, b3licious akan membahas apa itu Déjà vu.

Déjà vu adalah sebuah sensasi ketika Anda merasa pernah melihat, mendengar, atau bahkan melakukan hal tersebut di kondisi tempat yang sama. Istilah Déjà vu sudah digunakan oleh filsuf Perancis, Emile Boirac. Harfiahnya, Déjà vu adalah penggambaran perasaan yang kuat bahwa Anda telah mengalami sesuatu sebelumnya.

Deja-vu-hay-una-explicacion-cientifica-3

Ada tiga sensasi yang mirip dengan déjà vu:

  1. Jamais vu, diartikan sebagai “tidak pernah melihat” tetapi seakan tahu dengan kejadian tersebut dengan tanda merasa ganjil dan asing.
  2. Presque vu, artinya “hampir melihat” kondisi ini terjadi ketika kita mencoba mengingat sesuatu dan hampir mengingatnya. Walaupun pada akhirnya tidak ingat juga
  3. Deja entendu, artinya “pernah mendengar”. Keadaan ini akan dirasakan ketika mendengar lirik lagu atau perkataan orang yang sebelumnya pernah kita ingat

Namun, jelas tiga kondisi tersebut berbeda dengan déjà vu sendiri.

Art Markman Ph.D menjelaskan déjà vu dari sisi psikologis. Menurutnya, déjà vu terjadi karena memori otak memberikan informasi sepintas. Dari hal tersebut, ada perasaan “mengetahui” yang diyakini oleh otak.

Kemudian, Markman juga menjelaskan, déjà vu merupakan kondisi “mengetahui” yang lebih tajam dari 3 kondisi mirip déjà vu di atas sebelumnya. Hal ini dikarenakan oleh memori otak yang mudah untuk mengenali benda konfigurasi tanpa memastikannya terlebih dahulu.

Hasilnya “mengetahui” dari déjà vu membuat seseorang tersebut ragu, tetapi sekaligus yakin pernah mendengar, melihat dan melakukan sesuatu hal tersebut.

Déjà vu maxresdefault

Berbeda dengan Markman, Amy Reichelt menjelaskan déjà vu dari sudut pandang yang berbeda. Amy menyatakan sampai saat ini belum ada penelitian yang memastikan definisi dari déjà vu dengan tepat.

Oleh karena itu, salah satu peneliti dari UNSW Australia, Amy menjelaskan déjà vu adalah keadaan otak yang tidak singkron dengan memori atau ingatan. Mismatch yang dimaksudkan oleh Amy adalah ketika otak memproses ingatan dan ingatan tersebut tidak sampai.

Hal tersebut disebabkan oleh neural system yang bekerja tidak sempurna. Akan tetapi, ketidaksempurnaan neural system dalam mengingat sebuah memori atau ingatan justru membuat rasa “mengetahui” muncul.

Untuk sampai saat ini, belum ada data yang menjelaskan bagaimana déjà vu terjadi secara psikologis dan biologis. Sekarang ini hanya ada definisi sederhana mengenai déjà vu. Namun, menurut Anda, apa itu déjà vu?  (♛b3)

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s