Mata Biru Portugis Itu Berawal Dari Sini

Gerbang-Benteng-Portugis-Jepara-720x320
♛ barb3ta

Benteng Portugis di Jepara dibangun di atas sebuah bukit yang menjorok ke arah laut (tanjung) yang diapit dua teluk di sebelah barat dan timur.

Dengan adanya benteng Portugis itu membuktikan bahwa bangsa Portugis pernah hidup di wilayah Jepara Utara. Sampai kini masih terdapat keturunan Portugis yang bermukim di sekitar benteng Portugis, yakni di Desa Ujung Watu, Sambungoyot dan lereng Gunung Donorojo.

Mereka muncul dengan ciri matanya yang berwarna biru kecoklat-coklatan, berwajah latin dan berhidung bangir.

Namun karena jarak antar generasi pertama dengan sekarang rentangnya terlalu panjang, ratusan tahun, maka agak sulit menemukan ciri-ciri yang utuh. Lagipula generasi berikutnya telah melakukan pernikahan dengan penduduk asli.

“Wanita keturunan Portugis ini dikenal cantik-cantik karena berwajah latin. Mereka banyak merantau ke luar daerah seperti Jakarta, Semarang dan Surabaya. Untuk di Jakarta mereka tersebar di kawasan kota lama. Lihat saja rumah mewah di Desa Ujung Watu, itu hasil mereka ketika merantau,” kata Kandar, warga Desa Ujung watu.

Hal ini diperkuat berdasarkan sumber lisan, pada masa Portugis di daerah perkebunan di Jepara utara juga banyak praktik prostitusi dan pergundikan, juga perkawinan silang antara laki-laki Portugis dan perempuan penduduk asli.

Bukti-bukti sekunder dapat dilacak pada tipologi masyarakat keturunan Portugis sekitar Sambungoyot dan lereng Gunung Danaraja.

Pada masa Belanda, banyak perekrutan pekerja perempuan di perkebunan tebu, kopi, dan karet di daerah Balong, dekat Keling, pada dekade berikutnya.

Maka tidak heran jika di desa yang letaknya terpencil antara perbatasan Pati dan Jepara itu ditemukan beberapa gereja dan komunitas nasrani.

Menurut keterangan Yanto, warga desa Kembang, Dukuh Seti yang letaknya berdekatan dengan Desa Ujung Watu banyak nelayan dan petani yang beragama nasrani. (♛b3)

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s