Peran Perawat dalam Peningkatan Angka Kelahiran Hidup

Peran Perawat dalam Peningkatan Angka Kelahiran Hidup.jpg
♛ barb3ta

Angka kematian ibu sangat terkait erat dengan masalah reproduksi dan kesehatan perempuan. Kementerian Kesehatan pada 2013 lalu mencatat bahwa angka kematian ibu meningkat dari 359 per 100.000 kelahiran hidup.

Perawat, sebagai garda terdepan layanan kesehatan di Indonesia mempunyai andil yang tidak sedikit terhadap penurunan tingkat kematian ibu di Indonesia.

 

Pelayanan tersebut antara lain sebagai pemberi asuhan keperawatan, pembela untuk melindungi klien, pemberi bimbingan klien dan pendidik klien.

Semua jenis pelayanan tersebut berdampak pada kesehatan reproduksi ibu. Salah satu contoh adalah peran perawat dalam mengurangi rasa cemas dan stres yang muncul selama proses melahirkan.

Hal ini penting, karena kecemasan dan stres yang tidak teratasi merupakan penyebab terjadinya kemacetan dalam proses melahirkan dan akhirnya bisa berujung pada kematian ibu.

Peran perawat dalam proses menurunkan angka kematian ibu sebagai salah satu target SDGs sangat besar, karena tenaga keperawatan adalah tenaga kesehatan pertama yang berhubungan langsung dan intensif dengan para ibu.

Selain itu, dalam prakteknya seorang perawat juga biasanya menjadi tempat rujukan para ibu untuk kesehatan mereka, sehingga fungsi pendidik tenaga keperawatan sangatlah besar. (♛b3)

Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s